Available on bookstore

Available on bookstore

05 October 2017

Hello You on Wattpad


Setelah Amnesia tamat di wattpad, aku posting cerita baru, berjudul Hello You. Sebenarnya cerita ini sudah lama aku tulis—sekitar 3 tahun lalu dan memang gagal terbit. Makanya daripada mengendap di laptop ya aku posting saja. Sekarang sih sedang (akan) menuju Kepingan Lima (Baca: Bab Lima).
Tapi beberapa hari belakangan ini, belum aku update. Soalnya hape aku lagi rusak. Makanya untuk online agak susah.
Biar bikin penasaran baca dulu blurb-nya:

Ketika “selamat tinggal” jadi obat mujarab untuk menyembuhkan luka
***
Petty tak menyangka pertemuannya dengan Rishi berbuah petaka. Melupakan Danu—kekasihnya jadi kisah yang tak pernah ia kira. Bahkan wanita itu pasrah ketika jatuh dalam romansa bersama Rishi.
Setelah setahun berpisah, mereka dipertemukan lagi. Kali ini Rishi bertingkah seperti pria asing. Mampukah Petty mengembalikan Rishi seperti yang dimau? Percayalah, cinta tak seindah puisi pantai. Ini cinta saat merelakan jadi jalan satu-satunya yang harus kau tempuh.

Buat yang ingin baca silakan ke link ini. Jangan lupa vote dan comment-nya.

09 September 2017

Cerita Amnesia Sudah Lengkap

Ei, ketemu lagi. Kali ini cuman mau kasih tahu, buat kamu yang mengikuti cerita Amnesia: Karachi Untold Story di wattpad, ada kabar gembira. Astaga kabar gembira, hahaha berasa kayak lagi nunggu momen penting.

Kabarnya gembiranya (baca: penting) adalah, cerita Amnesia sudah lengkap atau complete. Soalnya kemarin aku sudah posting chapter terakhir kisah Lintang-Adil-Ayesha. Buat kamu yang selama ini sudah jadi #TimLintang atau #TimAyesha atau tim-tim lain, terima kasih banyak. Meski hanya mendapar 30.000 sekian readers, aku bersyukur karena teman-teman sudah minat dan sudi membaca kisah Lintang.

Ada beberapa readers yang meminta dibuatkan extra part, aku sih pengin bikin, tapi tidak janji dalam waktu dekat. Soalnya aku lagi mengerjakan dua proyek nulis—tetap untuk wattpad. Salah satu proyek nulis mungkin sudah kamu tahu, yaitu Hello You, yang sudah aku rilis Kepingan Pertama-nya. Trus proyek kedua masih dalam bentuk plot—proyek ini kerja bareng Lommie Ephing penulis Triangular Labyrinth (Gramedia).

Buat yang belum baca Chapter Twenty (Ending) Amnesia, silakan klik link ini atau buka wattpad aku ya. Ditunggu vote dan comment-nya.

08 August 2017

#Travelling Gunung Tinggi (SBB): Surga Yang dititipkan Tuhan

Buat kamu yang suka gunung sekaligus laut, kamu harus mengunjungi tempat ini, Gunung Tinggi Seram Bagian Barat (SBB). Soalnya pemandangannya keren. Dan akses ke sini dari Ambon lumayan mulus. Jujur dari sebulan lalu pengin aku kunjungi, tapi kebentur waktu siaran, makanya ketunda.


Sebenarnya pas kemarin ke Gunung Tinggi itu, kebetulan. Soalnya memang rencananya aku mau ke Kailolo (di Pulau Haruku). Tapi kemudian batal soalnya teman di sana gak ada waktu menemani. Trus sekitar jam sembilan sepupu rekomendasi ke Gunung Tinggi. Dipikir-pikir daripada gak ke mana-mana ya kan? Aku langsung setuju aja.
Kita ke sana pake tiga motor. Barengan. Lintas Seram.

Akses
Untuk mengunjungi Gunung Tinggi dari Ambon kamu bisa ke Pelabuhan Feri Hunimua di Liang. Setelah sampai di pelabuhan berikutnya Waipirit Kairatu, kamu tinggal ngambil jalur kiri, menyusuri desa-desa. Nanti kamu akan tiba di ibukota de facto Seram Bagian Barat, Piru. Nah dari Piru kamu akan terus melewati daerah pegunungan, berupa tanjakan, turunan dan belokan. Sebab memang jalur ke sana, aspalnya membelah gunung. Aspalnya tergolong mulus, hanya saja ketika sampai di desa terakhir, Talaga Piru jalan agak rusak dikit. Eh ke sini juga kamu akan melewati gedung anggota dewan yang baru dibangun di puncak gunung. Spot foto di sini juga bagus, kamu bisa melihat laut lepas di bawah sana.
Nah setelah dari Talaga Piru, kamu akan melewati satu desa kecil sebelum jalur menanjak ke Gunung Tinggi. Sayangnya jalur aspalnya tidak begitu mulus (tapi tidak rusak), makanya buat yang pake motor bagusnya gunakan moge.

Waktu tempuh
Karena kemarin aku bareng teman-teman menggunakan motor, waktu tempuhnya kurang lebih 3 jam setengah. Rinciannya dari Ambon – Liang, 30 Menit. Liang (Pelabuhan Hunimua) – Kairatu (Pelabuhan Waipirit), ± 1 Jam 15 Menit. Kairatu – Gunung Tinggi, ± 1 Jam 15 Menit. Rata-rata kemarin kecepatan motor 70-80 Km/Jam.
Sebagai saran, untuk ke sini bagusnya kamu pake mobil. Biar lebih enjoy dan bisa menikmati pemandangan.

Biaya
Tidak mahal untuk ke sini, aku yang pakai motor uang yang keluar tidak sampai 100 ribu. Cuman isi bensin pas di Ambon fulltank 25 ribu. Bayar harga feri 38 ribu. Kebetulan kita bawa makanan, makanya gak jajan di jalan.
Untuk biaya feri penumpang, 18 ribu. Motor berisi penumpang di boncengan, 55ribu. Untuk mobil aku tidak tahu harganya.

View
Setelah sampai di Waipirit Kairatu, sebenarnya kamu sudah disuguhkan pemandangan indah, mulai dari desa-desa, dan pantai-pantai yang berada di pesisir. Apalagi ketika sudah sampai di pegunungan dekat kota piru, gilaaak, pemandangannya keren. Gunung di sini masih alami, belum ada penebangan. Ada salah satu tempat yang tidak jauh dari gerbang kota piru—dimana kita bisa melihat pegunungan dengan hutan homogen, sekilas mirip pohon pinus tapi gak tahu jenis pohonnya apa. Elok banget. Mirip pegunungan-pegunungan di Swiss.
Sebelum menemukan Gunung Tinggi, kamu juga akan melewati Kantor Dewan yang letaknya di puncak . Di sini ada spot foto bagus, berupa satu bukit yang dipenuhi rumput tanpa pohon.Ig-able tempatnya. Sayang kalau dilewatkan.
Nah untuk view Gunung Tinggi, jangan ditanya lagi. Dari bawah saja kita sudah disuguhkan pemandangan indah, apalagi di puncaknya? Kamu bisa melihat luasnya pulau Seram, laut, dan gunung. Uniknya Gunung Tinggi ini didominasi ilalang. Seolah-olah yang kamu lihat adalah hamparan karpet hijau yang luas. Subhanallah surga banget. Mungkin kamu bisa lihat lengkapnya di video.




Tempait ini cocok buat camping, foto prewed, dan menikmati kesunyian. Recommended! Tak berlebihan kalau aku menyebut tempat ini sebagai surga yang dititipkan Tuhan untuk Maluku.

Note: selama perjalanan
-Yang menggunakan motor hati-hati, banyak tikungan, tanjakan, turunan.
-Trus cek kendaraan kamu, apakah siap jalan? Soalnya kemaren rante motor aku lepas. Ngeriii!
-Trus tolong jangan buang sampah apa pun di sekitar Gunung Tinggi. Kemarin aku menemukan sampah plastik, dan botol air mineral di sini. Sayang tempat sesurga ini dikotori. Soalnya aku yakin 2 atau 3 tahun lagi tempat ini akan ramai.
-Bawa bekal yang cukup selama perjalanan, kalau bisa pergi bareng teman-temanmu yang lain.

27 July 2017

Chapter Seventeen Amnesia Sudah Tuntas

Halo, pembaca setia Amnesia: Karachi Untold Stroy.
Akhirnya selesai juga Chapter Seventen Amnesia. Semalam sudah aku posting part terakhir Chapter Seventeen [C]. Part ini merupakan lanjutan part sebelumnya. Aku membaginya karena memang terlalu panjang.

Untuk keseluruhan Chapter Seventeen, aku pribadi menyebutnya sebagai bab pamungkas. Sebab di dalamnya terdapat konflik dan drama dari empat tokoh utama. Awalnya kupikir akan sulit untuk meramu konflik antara Lintang-Adil-Ayesha-Fahad. Namun lewat cara tulis yang dicicil aku bisa menyelesaikannya—meski sebetulnya pada beberapa part ada adegan-adegan yang masih kurasa kurang. Aku bahkan sering kali butuh kamus untuk mencari diksi cantik untuk memaniskan Chapter ini.
 
Buat kamu yang sudah baca—atau berniat akan baca Chapter Seventeen, sediakan tisu. Sebab aku sengaja mendesain Chapter ini penuh haru biru. Nah ini dia link lengkap lengkap tiga part Chaper ini:
1.    Chapter Seventeen [A]
2.    Chapter Seventeen [B]
3.    Chapter Seventeen [C]

Tiga part ini akan membawa seperti menaiki roller coaster. Tak terduga, bikin baper, sedih dan juga luka. Nah di bawah ini, aku kasih salah satu adegan yang aku suka dalam part terakhir Chapter Seventeen.

Happy reading..... Aku tunggu komentarnya.

24 July 2017

Love in Amritsar

Setelah novel saya Spasi terbit tahun 2013, belum ada lagi novel yang aku keluarkan. Jeda beberapa waktu setelah itu aku memang rehat menulis—sejenak. Belakangan aku mulai menulis lagi, mungkin kamu sudah tahu kan cerita apa yang kutulis. Yap, Amnesia: Karachi Untold Story.

Tapi tahukah kamu, beberapa bulan kemarin tepatnya Mei, saya mengeluarkan e-novel kerja sama bareng Chapter Eleven. Novel ini terbit di playstore. Judulnya Love in Amritsar. Sebelum aku kasih tahu cara baca atau download-nya, simak dulu sinopsisnya;


Cinta bisa sedemikian kuat merambat—setidaknya itulah yang dirasakan Abhi ketika bertemu Shreya saat mereka sama-sama terjebak hujan. Sayang, selama pendekatan Abhi selalu kehilangan kepercayaan diri.
Demi mendapatkan Shreya, Abhi memanfaatkan jasa dua sahabatnya, Nikhil dan Atisha. Hasilnya tetap sama ‘Shreya’ hanya sebatas cinta dalam hati. Masalah semakin pelik ketika datang Chameli. Wanita itu menawarkan cinta yang lebih berbeda.
Siapakah yang akan menjadi tambatan hati Adil? Percayalah, cinta tak sedemikian rumit jika kau sedikit saja lebih peka.

Buat kamu yang pengin baca, bisa langsung ke playstore. Caranya:
1. Buka ke katalog film, book, kios.
2. Terus ketik Love in Amritsar di kotak pencarian. Gampang kan?
3. Atau langsung ke link berikut ini.


Love in Amritsar sendiri adalah novel saya yang kedua, yang hadir di playstore setelah Spasi. Di sini juga kamu bisa baca sample gratis beberapa halaman.
Ditunggu download-nya!