Available on bookstore

Available on bookstore

30 September 2008

Karya Sastra, Drama

Drama

Yang dimaksud dengan drama atau sandiwara ialah karya sastra yang ditulis dalam bentuk cakapan (dialog) yang dipertujukan oleh tokoh-tokoh di atas pentas di hadapan para penonton. Suatu drama dapat digolongkan ke dalam karya sastra apabila memiliki naskah dalam bentuk tertulis.

Perhatikan contoh naskah drama dibawah ini, kutipan dari “Soudagar Venezia” karya William Shakespare!


Babak keempat

Adegan I


Di Venezia. Sebuah balaiurung di gedung pengadilan.

Masuk Hertog, Para senator, Antonio, Bassanio, Gratiano,

Salirino, Salanio, dan lain-liainnya.


Hertog

Adakah Antonio datang?


Antonio

Saya siap tuanku, yang mulya.


Hertog

Aku khawatir; kau berurusan dengan orang

yang lebih keras dari batu, manusia binatang

Yang tak ada ampunnya, tak mempan serta kosong

Dari belas kasih


Dst.

Beberapa drama ada yang didahului dengan prolog dan diakhiri dengan epilog. Jenisnya: Tragedi, Komedi, Tragedi-komedi, Pantomin, Opera, Operete.

Para penulis drama Indonesia ternama, El Hakim/Abu Hanifa [Taufan di Atas Asia, Dewi Ratih], Sanusi Pane [Manusia Baru, Sandiakalaning Majapahit, Kertajaya], Usman Ismail [ Sedih dan Gembira, Citra], Armijn Pane [Jinak-jinak Merpati], Rustandi Kartakusumah [ Merah Semua Putih Semua, Prabu dan Putri], Utuy Tatang Sontani [Awal dan Mira, Sayang ada Orang Lain, Bunga Rumah Makan], Nasjan Djamin [Titik-titik Hitam, Sekelumit Nyanyian Sunda} W.S Rendra [Bunga Semerah Darah, Bip Bop], Putu Wijaya [Aduh]


Silahkan buka menu sastra lain dalam arsip, atau mau cerpen gratis silahkan buka arsip cerpen. Update tiap minggu!