Available on bookstore

Available on bookstore

30 September 2008

Karya Sastra, Puisi

Puisi

Ialah hasil cipta manusia yang terdiri atas satu atau beberapa larik (baris) yang memperlihatkan pertalian makna dan membentuk bait. Keindahan puisi terletak pada persamaan bunyi (rima, sajak) dan iramanya yang indah. Penggolangannya terbagi atas dua bagian, antara lain:

Puisi Lama

Puisi lama terdiri dari Pantun [merupakan puisi lama yang berupa puisi asli yang bentuknya terdiri atas empat baris dalam setiap bait, dengan rumus sajak akhir a-b-a-b. Setiap baris biasanya terdiri atas 8 -12 suku kata. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran dan baris ketiga keempat berupa isi/pantun], Gurindam [merupakan puisi lama terdiri atas dua baris dalam setiap bait. Keempat baris itu semuanya berupa isi. Rima akhir berumus a-a dan seluruhnya berupa isi yang merupakan nasehat atau sindiran], Syair [bentuk yang terdiri dari empat baris dalam setiap bait. Keempat baris tersebut berupa isi. Rima akhir berumus a-a-a-a], Bidal atau Pribahasa [ialah kata-kata yang merupakan kalimat lengkap dan berisi serta pernyataan suatu keadaan, jenisnya: Pepatah, Ungkapan, Perumpamaan, Pameo, Ibarat atau Tamsil.

Puisi Baru

Yang membedakan puisi lama dengan puisi baru ialah dalam puisi lama sangat terikat oleh bentuk, dan harus sesuai degan pola yang sudah umum. Hal ini menyebabkan perkembangannya sangat lambat. Kata-kata yang dipakai sering klise. Dalam puisi baru hal-hal tersebut sudah mulai ditinggalkan. Pengarang berubah mencari warna baru baik dari segi isi, bentuk, rima, maupun iramanya. Akibat kontak budaya kita dengan Barat, maka terjadilah perubahan perpuisian Indonesia yang dipelopori oleh Mochammad Yamin dan Rustam Effendi pada tahun dua puluhan. Puisi-puisi baru tersebut berupa:

  • Disticon [sajak dua seuntai]

  • Terzina [sajak tiga seuntai]

  • Quantrain [sajak empat seuntai]

  • Quint [sajak lima seuntai]

  • Sextet [sajak enam seuntai]

  • Septima [sajak tujuh seuntai]

  • Stanza atau Oktaf [sajak delapan seuntai]

  • Soneta

  • Sajak Bebas



Silahkan buka menu sastra lain dalam arsip, atau mau cerpen gratis silahkan buka arsip cerpen. Update tiap minggu!