Available on bookstore

Available on bookstore

08 October 2008

Story n The Gang

Ulusan Mengenai Teenlit

Akhir-akhir, ini remaja terserang penyakit demam Teenlit. Nggak di sekolah, di rumah, di mal, terus saja buku kecil ini dibawa. Dipegang layaknya pacar, dibaca layaknya sms cinta. Nggak menutup mata, penjualan Teenlit banyak menggembirakan pangsapasar. Puluhan Teenlit terpasang apik disetiap rak-rak buku, tengok saja di toko buku Gramedia! huii banyak amat! Mungkin karena Teenlit begitu renyah n plus nggak seberat jenis sastra dulu, yang dibaca perlu nguras otak untuk memahaminya. Penjelasannya kita mulai saja!

Teenlit adalah genre baru novel. Contohnya Dealova [udah difilmkan], Fairish [udah dijadiin serial tv], Me Vs High Heels [udah dibuat film] dll. Atau paling nggak banyak udah ditampilin oleh banyak penerbit. Antara lain yang paling kosisten adalah Gramedia atau Gagas Media.

Teenlit atau bahasa aslinya, teenage Literature mencitrakan seluk-beluk, unek-unek dan seantero kehidupan remaja. Pencitraan ceritanya kebanyakan adalah gambaran kehidupan, keseharian remaja kota besar seperti problematika cinta, persahabatan, kehidupan sekolah, kesenangan yang remaja banget dan terkadang menjual impian, bahkan impian ini menjadi daya tarik tersendiri dari subgenre novel ini. Alurnya ringan dan sederhana dengan gaya bahasa gaul yang jauh dari pemakaian bahasa baku seperti yang diusung pada novel-novel karya Marah Rusli – Siti Nrubaya-novel-1922 [info mengenai Marah Rusli dapat dilihat di arsip lain, atau buka saja semua yang berhubungan dengan sastra! Lengkap] atau penulis karya sastra “berat” lainnya. Settingnya pun sangat remaja banget, sekitar mal, sekolah, cafe atau tempat-tempat lain yang enak menurut remaja.

Karena itulah nggak aneh kalo ada ungkapan, “teenlit, remaja banget !“, So tunggu apalagi, lo meragukan kualitas teenlit? Nggak lagi, karena memang banyak banget teenlit udah menjadi bestseller. Kalo lo lagi ke toko buku, coba aja liat berapa banyak judul buku yang bergenre teenlit ini. Cara ngenalinnya gampang, lihat saja cover depan teenlit didesain full color, kebanyakan dengan warna-warna pastel super meriah dengan gaya-gaya vector art dan judul yang remaja. Masalah judulnya sering kali lazim disingkat-singkat, atau paling sering muncul dengan menggunakan bahasa Inggris, atawa Inggris di Indonesia kan.

Fenomena teenlit ini nggak hanya ada di Indonesia! Di seantero dunia juga mewabah virus-love teenlit. Novel-novel dengan genre baru ini juga udah booming di tengah masyarakat. Bermula dari genre novel baru yang disebut sebagai chicklit [info mengenai chicklit ada di dalam arsip] yang dipelopori oleh Bridget Jones Diary karya Helen Fielding. Buku ini meledak di pasaran. Juga buku ini udah menghasilkan lebih dari US $71 juta !! (Sumber : ABCNews). Angka yang cukup fantastis untuk sebuah buku. Novel ini juga sempat diadaptasi ke versi layar lebar dengan judul yang sama dan dibintangi oleh aktris Renee Zelweger. Film ini sempat masuk ke dalam jajaran film box office, wow keren abis! Dan sempat nangkring ke dalam nominasi golden globe. Sejak itu, Chicklit dan keluarga besarnya seperti teenlit mulai mewabah di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ratusan judul buku teenlit sudah beredar di pasaran, termasuk juga karya-karya terjemahan dari penulis luar negeri. Salah satunya Teenlit Alice: Alice Sang Pemberani - Alice the Brave oleh: Phyllis Reynolds Naylor. Ok!


Sekedar info! Sinopsis Alice Sang Pemberani: Musim panas terakhir sebelum masuk kelas delapan! Asyik dong, kalau menghabiskannya sambil berenang. Apalagi Mark, pacar Pamela, salah satu sahabat Alice, punya kolam renang di halamannya. Masalahnya, Alice takut banget berenang di kolam yang dalam!

Begitu banyak pengalaman seru yang dialami Alice pada musim panas ini. Dimulai dari sElizabeth yang nekat membacakan kisah 1001 Malam---”Edisi Tidak Disensor!; menerima surat misterius dari St. Jude; histeris saat akan diceburkan ke kolam renang; pergi kemping dengan dua sahabatnya, Dad, dan juga Miss Summers; nyaris ditangkap polisi karena masuk rumah orang lain tanpa izin... Waaah, benar-benar heboh deh!

Berhasilkah Alice mengatasi ketakutannya terhadap air yang dalam? Siapa yang bisa membantunya mengatasi masalahnya ini? Dan berhasilkah Alice menumbuhkan keberanian untuk tidak ikut campur dalam masalah antara ayahnya dan Miss Summers?


Silahkan buka menu semacam ini dalam arsip, atau mau cerpen gratis silahkan buka arsip cerpen. Update tiap minggu! [untuk informasi yang bersifat edukatif, sengaja ditulis dengan bahasa baku]