Available on bookstore

Available on bookstore

09 December 2009

Hari Anti Korupsi: Demo atau Aksi Damai

Ngeri juga ngeliat News Trans7: Demo Anti Korupsi di Makassar, banyak bentroknya. Sebuah penyampaian aspirasi yang mestinya berjalan baik, berubah mengerikan.

Sebelumnya gue udah baca headline demo terkait korupsi di twitternya BBC_Indonesia, katanya diperkirakan di Jakarta sendiri kurang lebih 3 juta orang turun aksi. Saat nonton news pun, ternyata di Jakarta aksinya cukup aman. Hal ini berarti mematahkan opini Pak SBY yang udah panik duluan. Gitu dong, kalo demo. Jangan anarkis.

Kalau di kota gue (Ambon) demonya lumayan damai, meski gue nggak setuju mereka menduduki World Piece Gong--sebuah monumen situs dunia yang membanggakan di Kota gue.

Tapi dari semua demo, lebih indah aksi damai deh, misalnya dengan pembagian selebaran anti korupsi, atau semacamnya daripada bakar-bakaran, hina-hinaan, atau membeberkan aib, meski sebenarnya demo dengan anarkis bisa jadi alternatif (tergantung sikon).

11 komentar:

hehe gue alah kurang update masalah demo kemaren haha, ya syukurlah kalau berjalan aman dan damai di jkt dan ambon hehe

jangan mudah terprovokasi...
oklah kalo gitu..salam kenal ^^

males bgt deh sama demo yang ujung-ujungnya berantem sana-sini... ga ada hasilnya kan?!

untung di bali aman2 aja

@for all: iya sih, kita nggak boleh terfrovokasi.

Trus kalo demo, nggak usah anarkis (kalo bisa ditahan)

setuju mas... demo emang penting kalau memang ada keadaan yang perlu untuk didemo... tapi aksi yang damai tetaplah menjadi hal yang paling penting...

iya tuh...anti korupsi tapi ngga anti anarki :p
paraaaah

kalo demonya pelan-pelan, suka diantepin bang...

@yak; albert; tha^^: mantap, demo sih bisa aja, tp jangan anarkis.

@tulus: lam kenal juga!

sebagai mahasiswa sebenarnya harus lebih cerdas dalam melakukan demonstrasi.

apa yang terjadi dengan demo kebanyakan para mahasiswa indonesia sebenarnya menunjukan sejauh mana kualitas pendidikan di negeri ini

Post a Comment

Orang Keren Pasti Komentar...