Available on bookstore

Available on bookstore

30 November 2010

Tetapkanlah Aku

Tetapkanlah Aku seperti ini, Tuhan.
Tetapkanlah Aku dengan janjiku,
dengan impianku,
dengan resahku,
dengan mereka.

Aku ingin menjadi seperti ini terus.

29 November 2010

Ini Untuk Mereka

Ini untuk Mama,
Ini untuk Papa,
Dan ini untuk kita semua...

Kita akan sama-sama tersenyum melihat keajaiban.

28 November 2010

Kabulkan Doa(Nya)

Ya, Allah, tolong kabulkan permintaan wanita yang paling kucintai.

Saat ini, aku belum dapat mewujudkan impiannya, tapi Ya Allah, bila aku tak mampu mewujudkan impiannya, tolong lakukanlah dengan cara-Mu, kabulkan permintaannya.

Dia wanita yang paling kusayangi, dia nafas untuk hidupku.

27 November 2010

Lelah

Aku begitu lelah,
sangat hampir.

26 November 2010

Kangen

Pernakah kau kangen? Merasa kangen?
Kangen berat terhadap orang-orang yang kita cintai--sayangi--kasihi.
Kurasa kau pernah? Aku jua begitu

Ya, kita adalah manusia-manusia yang akan selalu mengalami hal itu.

25 November 2010

Tempat Pencarian

Kemana lagi harus kucari,
Anggun C. Samsi--Mimpi.

24 November 2010

Menumakan Tambatan Hati

Dia,
kurasa dia.

Menemukan tambatan hati? Kurasa,
ya.
Dialah itu--demikian--tersebut.

Kau lihat? Ini mirip jatuh cinta.

23 November 2010

Sakit Perut

Sakit perut.
Cukup,
aku tak tahan lagi.

22 November 2010

Bisikan Tidur

Pernakah kau tidur, dan kemudian terdengar bisikan?

Bila itu terjadi, abaikan saja. Anggap tak pernah terjadi apa-apa.

Tenanglah, tetap tenang. Bisikan tak bisa membuatmu mati. Kita berada di dunia nyata, bukan dalam cerita fiksi kan?

21 November 2010

Bukan Diam

Sekarang saatnya mendengerkan saja. Ya, mendengarkan.

20 November 2010

Melihat Diri Lebih Baik

Pernakah kau melihat dirimu lebih baik? Atau setidaknya ketika orang lain tak melihat perubahan darimu?

Percayalah, ketika orang lain tak merasa dirimu lebih, ada hal-hal yang sebenarnya mereka enggan mengakui perubahanmu. Kita terjatuh, bukan berarti kita buruk. Mencoba adalah langkah paling hakiki dalam perjalanan seseorang.

Orang lain berhak men-judge kita, tapi yang tahu persis diri kita adalah kita sendiri.

Katakan pada mereka, kau tak buruk, kau lebih baik sekarang.

Melihat Diri Lebih Baik

Pernakah kau melihat dirimu lebih baik? Atau setidaknya ketika orang lain tak melihat perubahan darimu?

Percayalah, ketika orang lain tak merasa dirimu lebih, ada hal-hal yang sebenarnya mereka enggan mengakui perubahanmu. Kita terjatuh, bukan berarti kita buruk. Mencoba adalah langkah paling hakiki dalam perjalanan seseorang.

Orang lain berhak men-judge kita, tapi yang tahu persis diri kita adalah kita sendiri.

Katakan pada mereka, kau tak buruk, kau lebih baik sekarang.

19 November 2010

Rusuh

Pernakah di kenyataan yang disebut dunia, tak ada rusuh--kerusahan. Aku benci rusuh. Rusuh tak menjamin apa-apa, menghasilkan kekacauan, menghancurkan impian, dan mendatangkan caci.

Tahukah kita, pemicu rusuh adalah orang yang tak berhati, sekaligus pendendam. Perusah terlalu buta untuk mencapai ambisi.

Semoga kita--kau dan aku, mengerti pekerjaan bodoh dan sakit jiwa di dunia ini adalah rusuh.

18 November 2010

Kita dan Pekerjaan Cinta

Pernahkah kau berhenti dari pekerjaan yang sangat-sangat kau sukai?

Tentu saja, kita pernah melakukannya. Terkadang kita harus terpaksa tidur dari pekerjaan kita beberapa jenak.

Namun kita tidak pernah benar-benar berhenti dari pekerjaan itu kan? Kita hanya jedah sejenak. Jedah tidak berarti berhenti selamanya. Jedah adalah berhenti untuk melanjutkan, melanjutkan pekerjaan yang kita cintai.

Kita dan pekerjaan yang benar-benar cintai sebenarnya adalah soulmate. Saling kangen saat tidak berhadapan, saling mencari saat sama-sama butuh. Saling mengawasi saat bergerak bersama.

17 November 2010

Idul Adha

Kepada seluruh umat Muslim di dunia, aku mengucapkan dengan segenap hati, 'SELAMAT LEBARAN IDUL ADHA 10 DZULHIJJAH 1431 H"

Semoga pengorbanan kita diterima Allah SWT. Amien...

16 November 2010

Tertawa

Tertawa.
Hmm...
Kau tahu, tertawa berarti melepaskan. Tertawa adalah seni melepaskan. Meluapkan rasa gembiramu dan menebarkannya kepada sekelilingmu. Tertawa menjadikanmu memikat, bahkan kau mampu menarik siapa pun, bila saja tawamu setulus bayi.

Kau pernah ditertawai? Oh, itu sungguh menyebalkan. Kalau kau mengalaminya anggap saja, pelaku-tawa-itu sedang salah memfungsikan hakekat tawa. Tawa tak identik dengan sisi negatif.

Sekarang kau mau membagi bahagia dengan orang lain? Bagilah tawamu, lepaskan dengan hangat, dan kembangkan sememikat mungkin. Percayalah, bila ada yang tak meresponmu, maka putuskan saja mereka tak mengerti seni melepaskan tawa.

Tertawa, melespaskan, membagi dan membahagiakan.

15 November 2010

Menjadi Tak Berguna

Pernakah kau merasa menjadi sesuatu yang tak guna untuk orang lain?

Ketika kau merasakan hal itu, pikirkan saja bahwa orang lain itu tak mampu berjalan sendiri tanpamu.

Bila kau sampai harus dicaci, terimalah. Orang lain itu setidaknya menjadikan kau tempat caciannya kan? Itu memang buruk, aku tahu itu. Namum percayalah, suatu saat orang lain akan membutuhkanmu bahkan merasa kehilangan bila kau secara ajaib pergi.

Menjadi tak berguna adalah proses menjadikan kita berguna bagi orang lain.

Kau, aku dan kita adalah orang yang dilahirkan dari tak guna menjadi guna.

14 November 2010

Terlelap

Terlelap, adalah melupakan. Dengan terlelap kita, kau, aku akan melupakan bahagia, penat, sedih, galau, indah mau pun segala rasa hatimu sejenak. Terlelap berarti menghentikan dunia dalam jedah waktu.

Terlelap, adalah titik dimana kita, mampu menjadi diri 'yang bukan diri kita.' Karena dalam dunia-terlelap kita mampu memainkan skenario yang kita buat sendiri. Menjadi sesuatu yang kita rancang sendiri.

Dengarkan, "Terlelap kadang menjadi solusi terbaik untuk lari dari masalah. Minimal kau dapat menemukan empat atau lima jam keadaanmu tanpa masalah. Terlelap tak menjadikan dirimu pecundang. Terlelap, adalah alternatif dirimu, berlari menghindar dari hidupmu sesaat."

Lari Pagi

Tak tahu entah mengapa, aku minggu pagi ini, lari pagi. Padahal udah hampir dua tahun, aku tak pernah melakukan olahraga murah ini.

Oh, mungkin aku tipe pria malas. Mungkin itu benar.

Yeah, lari pagi ternyata menyenangkan. Kita dapat menikmati udara, alam, dinginnya pagi dan yang paling penting adalah sehat.

13 November 2010

Dilema?

Pernakah terbayang, cinta bertepuk sebelah tangan? Mungkin tak terlalu sakit ketika mengalaminya. Tapi itulah 'rasa-nyata'. Kita menyukai seseorang dengan tulus namun seseorang itu tidak merasakan apa-apa, bahkan untuk sekadar iba saja.

Aku harus belajar untuk menerima, kalau orang yang aku cinta tak mungkin kugapai. Namun setidaknya, aku sudah berani mengungkapkan hatiku. Suatu sosok yang lumayan gentle kan? Yap! Gentle.

Hahaha...
Suatu saat, barangkali akan ada orang yang benar-benar untukku.

***

Untuk pacarku, "maaf, aku mencoba selingkuh. Tapi tenanglah, aku gagal. Orang kusukai, tak merasakan hal yang sama denganku. Bila kau menemukan tulisan ini... Tolong maafkan aku"

12 November 2010

Rilis review novel Perahu Kertas

Walau sangat telat, akan rilis review novel Perahu Kertas dariku. Awalnya buku yang telah kubaca setengah tahun yang lalu, rencananya tak bakal aku review, berhubung saking bestseller-nya.

Tapi mumpung untuk update info buku, akhirnya, minggu depan aku berjanji, bakal mereview novel tersebut di blog ini.

Tunggu, tanggal rilisnya!

05 November 2010

Sorry

Mohon maaf, untuk sementara aku nggak update blog ini