Available on bookstore

Available on bookstore

25 May 2011

Bertani Cokelat, Nafkah Sampingan Warga Kecamatan Amahai

Hampir sebagian besar kawasan kecamatan Amahai-Kabupaten Maluku Tengah-Propinsi Maluku, warganya berkebun cokelat. Tanaman ini mudah ditemui hampir di seluruh desa dengan dataran yang tidak terlalu tinggi. Di desa Tanjung Yainuelo (Desa pada Kecataman Amahai) sendiri petani cokelat tersebar hampir merata.

Biasanya buah cokelat yang dipanen oleh petani adalah buah cokelat yang telah menguning atau matang. Biji-biji buah cokelat lantas dikeluarkan dari buahnya--aktifivitas ini dilakukan setelah proses panen di perkebunan.

Kegiatan selanjutnya adalah, kegiatan menjemur biji cokelat. Kegiatan menjemur cokelat memakan waktu hampir seminggu. Saat musim hujan kegiatan ini membutuhkan waktu yang lebih lama. Warga memamfaatkan lahan kosong atau pekarangan rumah sebagai lokasi penjemuran biji cokelat. Namun berbeda dengan beberapa rumah warga yang tak memiliki lahan cukup, umumnya mereka menggunakan tepian aspal jalan sebagai spot penjemuran cokelat.

Biji cokelat yang sudah kering biasanya dijual kepada agen atau pengepul. Harga cokelat per kilogram saat ini di Kecamatan Amahai berkisar antara Rp. 15.000 - Rp.20.000, bergantung keadaan pasar (penawaran, permintaan, kesepakatan).

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

2 komentar:

kalau gitu mestinya Maluku bisa menghasilkan produk coklat dengan merk2 lokal terkenal dong ya. (sigh)

join to www.hajarabis.com

Post a Comment

Orang Keren Pasti Komentar...