Available on bookstore

Available on bookstore

05 February 2011

Musik Berikan Efek

Terkadang perasaan kita dapat dikendalikan oleh musik. Lihat saja bagaimana sejumlah penelitian terhadap musik instrumen, jazz yang dikemukakan orang akibat efek yang ditimbulkan terhadap otak. Musik hadir dalam beragam bentuk, dari sederhana hingga komplex, berupa instrumen sampai lagu berlirik.

Bisa jadi musik memiliki unsur yang mampu memikat telinga lalu masuk menyelinap ke sel-sel otak lantas tubuh bersinergis mengikuti alunan melodi.

Sempat tadi aku masuk di sebuah ruangan, kebetulan melantun satu lagu Daniel Powter, mendadak diriku tersenyum. Suatu tindakan refleks yang kurasa pasti itu adalah akumulatif kerja bagian-bagian tubuhku. Tak mungkin kan senyum tanpa sebab?

Kurasa faktor utama tindakan senyumku tadi adalah musik Daniel Powter yang cukup romantis. Atau karena ruangan itu sedang dingin, di luar--malam, dan hatiku sedang terbuka untuk apapun.

Bisa jadi ya, ada faktor pendukung di luar musik Daniel yang memaksa aku tersenyum.