Available on bookstore

Available on bookstore

20 July 2011

Menunggu

Seperti lagunya Teh Ocha, aku sedang dalam tahap Menunggu. Ya, seperti yang kutulis dalam novelku Curhat Sang Presiden, bahwa Menunggu adalah seni mempertahankan diri untuk orang lain yang sebenarnya menyiksa diri sendiri, namun ada frase sedikit untuk melengkapi pengertian Menunggu. Kurasa kalimat yang pas adalah 'demi kebaikan bersama'

Akh, tapi tak apa. Mempermasalahkan menunggu memang tak akan habis dibahas.

Meski sebagian kuakui diriku termasuk manusia-tipe-menunggu, aku adalah orang yang tak sabar dalam beberapa hal. Ikhwal genting misalnya. Kadang sesabar apapun aku dalam menunggu, dorongan untuk keluar dari area sabar selalu menggedor-gedor. Ya, begitulah aku. Menjadi tak seratus persen pria penunggu.

Berkaca dari yang sudah-sudah, aku sedang belajar cara menunggu yang baik. Seperti membuang umpan cantik untuk dimakan. Menentukan waktu yang gol demi mendapatkan ingin yang kuidam-idamkan. Huf, tentunya. Bahkan bisa semalaman aku tak mampu terpejam hanya karena itu.

---
Aku tidak dalam koridor curhat kan? Atau.... Tulisan '.Menunggu' ini hanya pelempiasan kekesalanku terhadap si -H-


Powered by Telkomsel BlackBerry®

18 July 2011

Hadiah Lomba Curhat Sang Presiden

Seperti yang dijanjikan, maka hari ini, kami para Tim Juri Lomba Review Novel Curhat Sang Presiden memutuskan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba, sesuai dengan keputusan sebelumnya berdasarkan kuota peserta dan sedikitnya kompetitor.

Kami mengucapkan selamat kepada para peserta, dan berhak atas uang tunai masing-masing sebesar @ Rp. 200.000,- Transaksi melalui bank masing-masing peserta akan dilakukan paling lambat tanggal 22 Juli dan kami konfirmasikan melalui email peserta.

Peserta yang berhak atas hadiah tersebut adalah :
-Isro Machfudin
-Lina Rosliana

Terima kasih,
Regards,
Tim Juri
Powered by Telkomsel BlackBerry®

14 July 2011

Bollywood & Sindrom Chayya-chayya

Jujur belakangan ini, aku lagi 'sedikit suka' film-film India. Entahlah, kenapa tiba-tiba saja aku terserang sindrom Briptu Norman, Sang Chayya-chayya. Atau barangkali mutu bollywood sekarang lebih baik.

Ya, zaman Kuch Kuch Hota Hai kini tentu terganti dengan My Name is Khan. Mulai dari setting, penokohan, alur cerita, hingga konflik. Mungkin yang tak tergantikan adalah pemilihan para tokoh utama. Para produser seperti Karan Johar pun selalu terjebak dalam memainkan aktor-aktris yang itu-itu saja. Oh, atau karena pertimbangan komersial sehingga Karan betah melakukanya. Sharukh Khan, Kajol, Pretty Zinta, Rani M, Saif Ali K selalu jadi target berikut dengan Hirtikh Roshan dan Kareena Kapoor. Mereka tampilan sukses membintangi film-film Karan Johar.

Salah satu, film Karan Johar-Kabhi Alvida Naa Kehna merupakan salah satu film terbaik India yang mampu mendulang sukses-besar dan merajai beberapa penghargaan selain My Name Is Khan. Bahkan Kabhi Alvida Naa Kehna menjadi salah satu inspirasiku menulis Curhat Sang Presiden. Ya, begitulah Bolly, cerita romantis mereka kerap menjadi racun bagi penikmatnya.

Jadi tak salah kalau anggota POLRI si Norman betah berjoget-joget di dalam pos-sekadar menggeser sedikit tugas kerjanya. Bravo untuk Norman. Sedang aku? Mungkin baru belakangan ini terserang sindrom Chayya-chayya.

Bolly oh bolly.


Powered by Telkomsel BlackBerry®

09 July 2011

Update Akhir Peserta Lomba Novel Curhat Sang Presiden

Tim juri mengucapkan terima kasih tak terhingga atas atensi dan partisipasi teman-teman dalam mengikuti lomba review novel Curhat Sang Presiden selama ini. Berikut adalah nama peserta lomba:

-Isro Machfudin
-Lina Rosliana

Berdasarkan keputusan juri, dalam tulisan "(Segera) Rilis Peserta Lomba Novel CSP" yang terposting dengan alamat URL: http://elloaristhosiyoga.blogspot.com/2011/07/segera-rilis-peserta-lomba-novel-csp.html kami akan mempertimbangkan kuota peserta dalam ajang review ini. Dikarenakan partisipan dibawah perkiraan berikut tidak ada kompetitor yang banyak maka penentuan juara tak sesuai dengan syarat/ketentuan. Kami tim juri akan meniadakan hadiah berupa barang. Pengumuman hadiah uang tunai akan kami rilis tanggal 18 Juli 2011 di blog ini.

Regards,
Tim Juri
Powered by Telkomsel BlackBerry®

(Segera) Rilis Peserta Lomba Novel CSP

Sebelumnya, terima kasih buat teman-teman yang telah bersedia mengikuti lomba novel Curhat Sang Presiden.

Mendekati hari penentuan juara, kami para Juri sedang mendiskusikan hal-ikhwal tentang review yang masuk ke alamat email [curhatsangpresiden@gmail.com] sekaligus mempertimbangkan kuota peserta yang sedikit berikut konsekuensi hadiahnya.

Tim juri akan merilis peserta lomba review novel Curhat Sang Presiden, malam nanti. Terima kasih...

Regards,
Tim Juri

Powered by Telkomsel BlackBerry®