Available on bookstore

Available on bookstore

17 January 2012

Dilamun Rindu

Aku bernyanyi
Di kala malam datang, hujan melebur lewat atap berdenting
Di kala malam menari, udara berputar dan membentuk halimun

Aku kegigilan
Saat kau merampas kedekatan kita dan pergi sejenak
Saat kau bilang sakit dalam badanmu dan lupa mengatakan aku penyembuhmu

Aku dilanda mau
Saat rindu mencekam dan kau tak mampu mengobati
Saat aku membutuhkan dan kau lari untuk waktu yang tak dapat kita prediksi

Aku merasa bangga menulis ini dan dilamun hati yang menggebu ketika kau tak di sisi. Kita adalah bagian yang tak terdefinisi, terlacak, teradar seperti pahlawan yang bergerilya.

--
Puisi untuk cinta