Available on bookstore

Available on bookstore

25 February 2012

Sajak Malam

Entah apa yang kemudian langsung membuatku jadi candu terhadap sajak. Mungkin aku terserang penyakit sajak?--entahlah. Namun demikian membuatku nyaman, lalu tersadar dalam diri--mungkin seperti mereka orang-orang hebat yang selalu tertawa penuh makna dengan mengatakan 'aku seperti terlahir kembali' setelah bersajak.

Awalnya bermain-main. Lalu menjadi keseringan hingga seperti konsumsi makan malam yang mustahil kutinggalkan. Sajak di tengah malam rupanya menggodaku, berkali-kali dan itu terlalu sering. Aku jadi ketagihan.

Kalian tahu sajak kan? Itulah yang memenuhi linikala ku (@elloaris) hampir setiap malam. Di sana kutuangkan rasa, cinta, warna dengan kata apa saja yang kurasa merefleksikan isi pikiran dan perasaan.

Maka kini aku mencintai diriku sebagai Mr. SajakMalam, meski demikian agak berlebihan.

--

Candu? Itu bukan negatif bagiku. Itu serupa lolipop di saat usaiku tujuh tahun. Demikian itu juga kusebut cinta dalam dunia merah jambu ~ Ello Aristhosiyoga