Available on bookstore

Available on bookstore

31 July 2012

Skripsi dan Sejuta Pengorbanan.

Hmm, akhirnya bisa juga menyapa kembali kawan-kawan melalui diary online ini. Kali ini isinya curhat--maaf!

Dengan kerja keras, akhirnya saya berhasil juga menyelesaikan studi akhir 'skripsi' yang kurang lebih saya tuntaskan selama 10 bulan. Inilah tugas yang paling menyita waktu dan paling menguras dompet. Setelah melalui tahap 3 kali sidang akhirnya skripsi saya diterima (dengan perbaikan tentunya), Yaaaa, meski sidang terakhir saya, diri ini dibantai oleh penguji dua (yang sebenarnya penguji pengganti--lantaran penguji asli sementara mudik). Jujur saya masih agak kesal dengan penguji dua karena sumpah perbaikannya dari beliau kayak 'bangun rumah'--banyak detail yang harus diperhatikan.

Tapi ya Alhamdulillah, skripsi saya "Analisis Teks Media dalam Penggunaan Narasumber Anonim pada Media Cetak Spektrum Maluku" diterima dalam sidang terakhir. Kalau mau dipikir-pikir skripsi ini, yang membuat saya sementara rehat blogging dan mengurangi kegiatan berburu novel. Karena kegiatan ini pula, sehingga selama 10 bulan hanya 1 novel yang sempat saya baca, itupun belum saya tamatkan, sebuah novel Dee Lestari - Partikel. Tak apalah, toh mengerjakan skripsi juga kan harus berhadapan dengan buku, ya walau fiksi dan nonfiksi itu berbeda. Satu lagi, dalam sela-sela pembuatan skripsi saya juga terseok-seok menyelesaikan manuskrip novel kedua.

Usai sidang terakhir saya merasa seperti terbang melayang dari gedung 100 lantai. Beban serasa hilang dari pundak. Pokoknya seperti ketika kita menikmati sejuta red velvet. Segalanya terbayar impas akan banyak pengorbanan selama ini.

Di akhir tulisan ini, saya ingin mengucapkan semilyar terimakasih buat Ketua Jurusan saya yang sederhana itu, teman-teman yang selalu mendengar keluh kesahku dalam menyelesaikan studi dan juga beberapa akun twitter seperti dewan pers, Farid Gaban dan Uni Lubis yang sempat saya ganggu dan special thanks untuk Andreas Harsono yang meluangkan waktu dalam tanya jawab singkat via twitter.

Sumber foto » http://hestiagustini.wordpress.com