Available on bookstore

Available on bookstore

27 July 2017

Chapter Seventeen Amnesia Sudah Tuntas

Halo, pembaca setia Amnesia: Karachi Untold Stroy.
Akhirnya selesai juga Chapter Seventen Amnesia. Semalam sudah aku posting part terakhir Chapter Seventeen [C]. Part ini merupakan lanjutan part sebelumnya. Aku membaginya karena memang terlalu panjang.

Untuk keseluruhan Chapter Seventeen, aku pribadi menyebutnya sebagai bab pamungkas. Sebab di dalamnya terdapat konflik dan drama dari empat tokoh utama. Awalnya kupikir akan sulit untuk meramu konflik antara Lintang-Adil-Ayesha-Fahad. Namun lewat cara tulis yang dicicil aku bisa menyelesaikannya—meski sebetulnya pada beberapa part ada adegan-adegan yang masih kurasa kurang. Aku bahkan sering kali butuh kamus untuk mencari diksi cantik untuk memaniskan Chapter ini.
 
Buat kamu yang sudah baca—atau berniat akan baca Chapter Seventeen, sediakan tisu. Sebab aku sengaja mendesain Chapter ini penuh haru biru. Nah ini dia link lengkap lengkap tiga part Chaper ini:
1.    Chapter Seventeen [A]
2.    Chapter Seventeen [B]
3.    Chapter Seventeen [C]

Tiga part ini akan membawa seperti menaiki roller coaster. Tak terduga, bikin baper, sedih dan juga luka. Nah di bawah ini, aku kasih salah satu adegan yang aku suka dalam part terakhir Chapter Seventeen.

Happy reading..... Aku tunggu komentarnya.

24 July 2017

Love in Amritsar

Setelah novel saya Spasi terbit tahun 2013, belum ada lagi novel yang aku keluarkan. Jeda beberapa waktu setelah itu aku memang rehat menulis—sejenak. Belakangan aku mulai menulis lagi, mungkin kamu sudah tahu kan cerita apa yang kutulis. Yap, Amnesia: Karachi Untold Story.

Tapi tahukah kamu, beberapa bulan kemarin tepatnya Mei, saya mengeluarkan e-novel kerja sama bareng Chapter Eleven. Novel ini terbit di playstore. Judulnya Love in Amritsar. Sebelum aku kasih tahu cara baca atau download-nya, simak dulu sinopsisnya;


Cinta bisa sedemikian kuat merambat—setidaknya itulah yang dirasakan Abhi ketika bertemu Shreya saat mereka sama-sama terjebak hujan. Sayang, selama pendekatan Abhi selalu kehilangan kepercayaan diri.
Demi mendapatkan Shreya, Abhi memanfaatkan jasa dua sahabatnya, Nikhil dan Atisha. Hasilnya tetap sama ‘Shreya’ hanya sebatas cinta dalam hati. Masalah semakin pelik ketika datang Chameli. Wanita itu menawarkan cinta yang lebih berbeda.
Siapakah yang akan menjadi tambatan hati Adil? Percayalah, cinta tak sedemikian rumit jika kau sedikit saja lebih peka.

Buat kamu yang pengin baca, bisa langsung ke playstore. Caranya:
1. Buka ke katalog film, book, kios.
2. Terus ketik Love in Amritsar di kotak pencarian. Gampang kan?
3. Atau langsung ke link berikut ini.


Love in Amritsar sendiri adalah novel saya yang kedua, yang hadir di playstore setelah Spasi. Di sini juga kamu bisa baca sample gratis beberapa halaman.
Ditunggu download-nya!

08 July 2017

Wattys 2017

Kali ini aku mau posting mengenai Wattys 2017. Ini juga sekaligus membayar janji di posting-an sebelumnya. Fyi, aku sendiri juga sudah mendaftarkan ceritaku Amnesia: Karachi Untold Story di ajang tahunan Wattpad ini.



Nah, Wattys 2017 sendiri adalah penganugrahan kreativitas dan ketrampilan dalam bercerita di seluruh dunia, kepada work-work atau cerita-cerita yang ada di aplikasi Wattpad. Jadi buat kamu yang sudah punya cerita di work harusnya kamu ikut. Tapi..., ada syaratnya!


Berikut syaratnya [aku kasih yang paling umum saja]

  1. Tambahkan tag #wattys2017 pada ceritamu.
  2. Cerita yang didaftarkan harus memiliki minimal 5 chapter yang telah di-publish sejak 1 September 2016. Atau telah ditandai dengan ‘selesai’ dengan semua chapter-nya telah di-publish sejak 1 September 2016 agar memenuhi syarat. Atau cerita yang ditulis di tahun 2017.

Untuk lebih jelasnya kamu bisa langsung aja ke akun WattysId, dan masuk ke work Wattys 2017, atau kamu ke link berikut ini untuk syarat dan penjelasan lengkap.


Sebenarnya aku pengin ikut tahun lalu, tapi ceritaku tidak memenuhi syarat tanggalnya. Makanya tahun ini aku mengikutsertakan Amnesia: Karachi Untold Story. Tahun ini ada beberapa kategori untuk penghargaan Wattys 2017, di antaranya:


The Originals: penghargaan ini diberikan kepada cerita yang melampaui batas ekspektasi–baik dari segi alur dalam genre yang sudah dibentuk atau cara penceritaan yang benar-benar berbeda dari yang biasanya.


The Riveting Reads: penghargaan ini diperuntukkan bagi cerita yang membuat kita tidak bisa berhenti membacanya—cerita yang membuat pembaca tertarik, dari awal hingga akhir.


The Breakthroughs: penghargaan ini diberikan kepada pencerita yang menyenangkan pembaca dan memicu kegemaran di Wattpad.


The Newcomers: Wattpad menyambut para penulis dari semua tingkatan pengalaman. Penghargaan ini diperuntukkan bagi cerita yang baru diterbitkan di wattpad pada 1 september 2016 atau setelahnya.


The Storysmiths: seni bercerita terbentuk dari keselarasan antara penggabungan diksi, plot, dan pengembanga karakter yang tepat. Penghargaan ini diberikan kepada cerita yang membuat kita terkesan pada dedikasi tinggi mereka terhadap hal-hal tersebut.


The Tap Award: kecanduan cerita obrolan di Tap membuat pembaca terpaku pada ponsel mereka hingga pesan yang ... terakhir. Penghargaan ini diberikan kepada kisah obrolan paling berani dan yang paling baik.


Aku sebenarnya berharap menjadi salah satu pemenang, tapi kayaknya berat. Ya, berandai-andai saja lah. Hahahaha.


Ok, see you at next post....

03 July 2017

Pukul Manyapu Morella 2017

Sesuai judul di atas aku mau post sedikit tentang atraksi budaya Pukul Manyapu yang diselenggarakan desa Morella di Kabupaten Maluku Tengah kemarin. Untuk kamu ketahui, atraksi ini disebut juga Baku Pukul Manyapu atau Pukul Sapu Lidi—kemungkinan sebutan yang terakhir ini sudah di Indonesia-kan. Baku Pukul Manyapu sendiri merupakan atraksi yang dilakukan antara pemuda-pemuda asli Morella dengan dibagi dalam dua kubu yang akan saling memukul menggunakan dua batang lidi. Perayaan ini dilaksanakan setiap tanggal 7 Syawal dalam kalender Islam. Spesialnya di Maluku atraksi kece ini hanya ada di Negeri Mamala dan Morella. Dua desa ini bertetangga. Untuk penjelasan lengkapnya kamu bisa lihat di wikipedia.

Sudah beberapa tahun belakangan memang aku termasuk yang rajin menonton atraksi ini. Dibanding Mamala, aku lebih senang menyaksikan acara yang diselenggarakan Morella.  Soalnya gaungnya lebih besar dan sudah masuk agenda tahunan dinas pariwisata Maluku. Lagipula memang teman siaran aku juga orang asli Morella, makanya kemarin tuh kita nonton sambil kerja juga. Meliput buat bahan siaran. 


Tapi harus diakui tahun ini acaranya kurang ramai. Soalnya bertepatan dengan hari minggu dimana sebagian orang memang memilih untuk berwisata pantai di hari terakhir libur sebelum masuk kerja. Kalau tahun lalu jam tiga sore aja masyarakat udah full dan sesak di lokasi, bahkan tidak mendapat tempat parkir, tapi kemarin jam lima sore pun masih dapat tempat parkir. Terlepas dari itu, acara ini termasuk megah dan sukses.


Fyi, acara ini sebenarnya dibagi menjadi dua hari dalam rangkaian Pesta Budaya Negeri Morella. Pertama hari sabtu (1 Juli 2017) ada Pengambilan obor Kapitan Telukabessy, Pameran Benda Bersejarah, Hadrat, Pentas Seni Komunitas dan Teaterikal Perang Kapahaha. Sementara hari Minggu (2 Juli 2017) ada Panggayong Manggurebe, Karnaval Bidaya, Bambu Gila, Cakalele, Atraksi Pukul Manyapu, dan Panas Pela.


Nah berikut foto-foto yang saya dapatkan dalam acara puncaknya kemarin.


Para pemain atraksi Pukul Manyapu diantar dengan musik tradisional menuju “Rumah Tua” sebelum  aksi di lapangan.


Para Pemain atraksi Pukul Manyapu di “Rumah Tua”


Salah satu pemain Pukul Manyapu.


Lidi yang digunakan untuk atraksi Pukul Manyapu.



Pementasan atraksi Pukul Manyapu di lapangan.


Kalo terakhir ini, adalah foto bareng penari Cakalele di “Rumah Tua”


Dari penyelenggaraan tahun ini, sebenarnya aku ada saran sih buat penyelenggara. Kalau bisa tahun-tahun berikutnya acara puncak Pukul Manyapu diadakan agak tempo dikit—ya jam lima atau beberapa menit setelah Sholat Ashar. Soalnya beberapa tahun belakangan acaranya selesai mau dekat Maghrib. Akhirnya banyak pengunjung (wisatawan/turis mancanegara) yang pengin foto momen selesai atraksi—pemain yang penuh darah itu, waktunya tidak ada karena keburu malam. Padahal acara ini salah satu tujuannya untuk menarik wisatawan kan? Karena menurut aku, semakin banyak pengunjung yang mendapatkan foto momen darah-darah tadi, semakin banyak juga kesempatan atraksi Pukul Manyapu ini terpublikasi. Di zaman millennial ini, sosial media adalah jalan satu-satunya publikasi paling mudah. Bayangkan kalau 100 orang dengan 100 follower mem-posting acara ini, maka secara tidak langsung acara atraksi sudah bisa menjangkau kira-kira 10.000 orang di luar sana. Ya kan?


Trus, kalau bisa di pintu masuk atau dekat masjid Morella dipasang jadwal acara secara runut—mungkin dibikin kayak baliho biar pengunjung bisa tahu, jam 2 acara apa, jam 3 acara apa, jam 5 acaranya apa. Kalau kemarin kan kita cuman nebak-nebak. Percayalah, sebuah festival akan makin masyhur kalau pengunjung puas. Sebab dengan kepuasan tersebut, semakin banyak cerita-cerita yang akan disampaikan ke orang lain. Saya punya pengalaman mengunjungi festival di Jakarta. Di sana, di pintu masuk dipasang jadwal acara, hal ini memudahkan pengunjung untuk menentukan acara mana yang ingin disaksikan. 


Oke segitu aja cerita aku. Jadi buat kamu yang ingin menonton atraksi Pukul Manyapu, silakan datang tahun depan. Rugi kalau tidak menyaksikan, sebab acara ini gratis (tak ada tiket masuk), full festival, ada dapur umum (makan gratis), masyarakat Morella ramah dan welcome. Dan yang paling penting,bisa silaturahmi dengan banyak orang.


See you at next post....

01 July 2017

Chapter Sixteen [B] Amnesia: Karachi Untold Story Sudah Terbit

Sahabat blogger, dalam postingan ini aku ingin mengabarkan, kalau “Amnesia: Karachi Untold Story” sudah aku posting lanjutannya via wattpad. Jadi buat kamu yang selama ini menunggu—dan menjadi pembaca setia Amnesia, sekarang boleh mengakses lanjutan kisah ini dalam bab Chapter Sixteen [B]. Atau ke link berikut ini

Barangkali kamu bertanya-tanya kenapa sudah sebulan aku tidak melanjutkan cerita Amnesia Padahal di-posting-an yang terakhir, aku berniat publish lebih rajin selama Ramadhan. Tapi nyatanya kesibukan di kantor dan siaran membuat rencana melanjutkan cerita ini ke-pending

Selama Ramadhan, jadwal siaranku makin membengkak (padahal pegawai lain waktunya menjadi lebih kurang). Karena keterbatasan penyiar muslim—maklum, di Ambon tempat kerjaku mayoritas pegawai/penyiarnya kristen, dan penyiar muslimnya dikit), makanya aku meng-handle beberapa acara Ramadhan selama sebulan, di dua programa Radio. Benar dua bro, bukan satu station

Kesibukan itulah yang membuat lanjutan kisah Lintang di tanah Pakistan harus tertunda. Nah, weekend tadi Sabtu, 1 Juli 2017 akhirnya aku berhasil nge-post lanjutan Amnesia. Pada Chapter Sixteen [B] ini, aku suka situasi dan percakapan Adil dan Pak Sattar. Dingin namun mendalam. Buat kamu yang penasaran silakan baca ya. Nah ini salah satu dialog yang aku suka (dalam gambar). 

Oh iya, tadi juga aku mengikutsertakan Amnesia: Karachi Untold Story dalam kontes #wattys2017 yang diselenggarakan oleh wattpad. Mudah-mudahan jadi salah satu pemenang. InsyaAllah di-posting-an selanjutnya bakal aku share mengenai kontes tersebut. 
 
Karena masih dalam suasana lebaran, sebelum pamit, aku mau mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah. Taqabbalallahu Minna Wa Mingkum. Mohon Maaf Lahir dan Batin. 

See you soon at next post....